Anggrek dendrobium telah menjadi salah satu tanaman hias paling dicari di Indonesia, baik oleh kolektor berpengalaman maupun pemula yang baru memulai hobi berkebun. Popularitasnya tidak lepas dari kemudahan perawatan, variasi warna yang memukau, dan kemampuan berbunga yang relatif rajin dibandingkan jenis anggrek lainnya.
Di pasar tanaman hias Indonesia, dendrobium mendominasi hampir 40% penjualan anggrek. Data dari Asosiasi Anggrek Indonesia (AAI) menunjukkan bahwa permintaan terhadap dendrobium meningkat rata-rata 15% per tahun, terutama untuk jenis-jenis yang mampu beradaptasi dengan iklim tropis Indonesia.
Artikel ini akan membahas 15 jenis anggrek dendrobium paling populer yang banyak dibudidayakan dan diperjualbelikan di Indonesia. Kami akan memberikan panduan lengkap tentang cara membedakan masing-masing jenis, ciri khas yang unik, serta tips perawatan khusus agar tanaman Anda rajin berbunga.
Karakteristik Umum Anggrek Dendrobium
Sebelum masuk ke spesifikasi masing-masing jenis, penting untuk memahami karakteristik dasar yang dimiliki semua dendrobium:
Morfologi Dasar
-
Batang (Pseudobulb): Berbentuk silindris, menggembung, berfungsi sebagai penyimpan air dan nutrisi
-
Daun: Berbentuk lanceolate (memanjang), tersusun berseling di sepanjang batang
-
Akar: Serabut, berwarna putih kehijauan saat sehat, muncul dari pangkal batang
-
Bunga: Tumbuh dari ruas batang, berbentuk simetris bilateral
Siklus Hidup
Dendrobium umumnya memiliki dua pola pertumbuhan:
-
Evergreen: Tetap hijau sepanjang tahun (contoh: D. phalaenopsis)
-
Deciduous: Menggugurkan daun saat musim kemarau (contoh: D. nobile)
Habitat Alami
Sebagian besar dendrobium tumbuh secara epifit (menempel di pohon) di hutan tropis dengan ketinggian 0-1500 mdpl. Beberapa jenis juga ada yang hidup secara litofit (menempel di batu).
Cara Membedakan Jenis Dendrobium: Panduan Visual untuk Pemula
Membedakan jenis dendrobium bisa menantang bagi pemula. Berikut parameter utama yang perlu diperhatikan:
Baca Juga : Panduan Lengkap Dendrobium untuk Pemula Agar Rajin Berbunga
Perbedaan Berdasarkan Bentuk Bunga
| Parameter | Deskripsi | Contoh Jenis |
|---|---|---|
| Bentuk mahkota | Bulat, segitiga, bintang | D. phalaenopsis (bulat), D. secundum (segitiga) |
| Ukuran bunga | Diameter 1-10 cm | D. chrysotoxum (besar), D. canaliculatum (kecil) |
| Susunan bunga | Soliter, tandan, spiral | D. nobile (tandan), D. crumenatum (soliter) |
Perbedaan Berdasarkan Batang dan Daun
-
Batang gemuk: D. chrysotoxum, D. farmeri
-
Batang ramping: D. canaliculatum, D. stratiotes
-
Daun lebar: D. macrophyllum
-
Daun sempit: D. secundum
Berdasarkan Aroma
Beberapa dendrobium mengeluarkan aroma khas:
-
Harum madu: D. chrysotoxum
-
Harum stroberi: D. lasianthera
-
Harum vanilla: D. anosmum
-
Tanpa aroma: D. phalaenopsis (kebanyakan hibrida)
15 Jenis Anggrek Dendrobium Paling Populer di Indonesia
Dendrobium phalaenopsis (Anggrek Larat/Macaroni)

Ciri Khas:
-
Bentuk bunga: Bulat sempurna, menyerupai anggrek bulan (Phalaenopsis)
-
Warna: Ungu, putih, pink, kuning, atau kombinasi
-
Ukuran bunga: 5-8 cm diameter
-
Batang: Tegak, gemuk, tinggi 30-60 cm
-
Daun: Lebar, tebal, hijau tua
Habitat & Asal: Australia, Papua Nugini, Indonesia Timur
Periode Berbunga: Sepanjang tahun, puncak di musim kemarau
Tingkat Perawatan: 🟢 Sangat mudah (cocok untuk pemula)
Harga Pasar: Rp 50.000 – 200.000 (tergantung ukuran dan warna)
Tips Pembeda: Bunganya hampir bulat sempurna, berbeda dengan dendrobium lain yang umumnya berbentuk segitiga atau tidak beraturan.
Dendrobium nobile (Anggrek Noble)

Ciri Khas:
-
Bentuk bunga: Tidak simetris, bibir (labellum) bergelombang
-
Warna: Putih dengan ujung ungu, kadang pink atau kuning
-
Ukuran bunga: 4-6 cm
-
Batang: Beruas jelas, cenderung menggembung di ruas
-
Daun: Semi-deciduous (rontoh sebagian saat istirahat)
Habitat & Asal: Himalaya, India, Thailand
Periode Berbunga: Akhir musim hujan sampai awal kemarau
Tingkat Perawatan: 🟡 Medium (perlu periode kering)
Harga Pasar: Rp 75.000 – 300.000
Fakta Unik: Termasuk dendrobium yang memerlukan “stress” suhu dingin malam hari untuk memicu pembungaan.
Dendrobium anosmum (Anggrek Sangga Rawa)

Ciri Khas:
-
Batang: Panjang (bisa mencapai 2-3 meter), cenderung menggantung
-
Bunga: Tumbuh di ruas batang yang tidak berdaun
-
Aroma: Vanilla kuat, terutama di pagi hari
-
Warna: Pink, ungu, putih
Habitat & Asal: Filipina, Malaysia, Indonesia
Periode Berbunga: Sekali setahun, setelah periode kering
Tingkat Perawatan: 🟢 Mudah (tahan kekeringan)
Harga Pasar: Rp 60.000 – 180.000
Tips Perawatan: Biarkan media hampir kering total sebelum disiram lagi. Cocok digantung di teras.
Dendrobium bigibbum (Anggrek Cooktown)

Ciri Khas:
-
Susunan bunga: Tandan padat di ujung batang
-
Bentuk bunga: Bibir bergaris-garis ungu tua
-
Daun: Runcing, keras, di ujung batang
-
Batang: Rampling, semakin ke atas semakin kecil
Habitat & Asal: Australia timur laut
Periode Berbunga: Musim semi (September-November)
Tingkat Perawatan: 🟡 Medium (butuh cahaya tinggi)
Harga Pasar: Rp 80.000 – 250.000
Catatan: Merupakan induk dari banyak hibrida dendrobium modern.
Dendrobium kingianum (Anggrek Pink Rock)

Ciri Khas:
-
Ukuran: Miniatur (tinggi 15-30 cm)
-
Batang: Gemuk pendek, berbentuk kerucut
-
Bunga: Kecil (1-2 cm), harum ringan
-
Warna: Pink pucat hingga ungu tua
Habitat & Asal: Australia timur
Periode Berbunga: Akhir musim dingin sampai musim semi
Tingkat Perawatan: 🟢 Sangat mudah (tahan berbagai kondisi)
Harga Pasar: Rp 40.000 – 120.000
Keunggulan: Tahan banting, cocok untuk pemula yang sering “overwatering”.
Dendrobium secundum (Anggrek Sikat)

Ciri Khas:
-
Susunan bunga: Semua bunga menghadap satu arah (seperti sikat)
-
Bentuk bunga: Segitiga, bibir kecil
-
Batang: Panjang, ramping, sering melengkung
-
Daun: Tipis, mudah rontoh
Habitat & Asal: Asia Tenggara
Periode Berbunga: Musim kemarau
Tingkat Perawatan: 🟢 Mudah
Harga Pasar: Rp 35.000 – 100.000
Pembeda Utama: Hanya dendrobium ini yang bunganya semua menghadap satu sisi.
Dendrobium crumenatum (Anggrek Merpati)

Ciri Khas:
-
Bentuk bunga: Menyerupai burung merpati terbang (dari samping)
-
Aroma: Harum di pagi hari
-
Fenomena unik: Berbunga serentak setelah hujan deras
-
Warna: Putih dengan bibir kuning
Habitat & Asal: Asia Tropis
Periode Berbunga: Tidak teratur, dipicu perubahan cuaca
Tingkat Perawatan: 🟢 Sangat mudah
Harga Pasar: Rp 25.000 – 70.000
Fakta Menarik: Dijuluki “Anggrek Bangsa” karena sering berbunga serentak di seluruh wilayah.
Dendrobium antennatum (Anggrek Antena)

Ciri Khas:
-
Kelopak samping: Sangat panjang (4-8 cm), seperti antena
-
Warna: Putih kehijauan dengan garis merah di bibir
-
Aroma: Citrus ringan
-
Batang: Tinggi, ramping
Habitat & Asal: Papua Nugini, Kepulauan Solomon
Periode Berbunga: Musim panas
Tingkat Perawatan: 🟡 Medium (butuh kelembapan tinggi)
Harga Pasar: Rp 90.000 – 350.000
Pembeda: Kelopak sampingnya yang sangat panjang tidak dimiliki jenis lain.
Baca Juga : Mengenal Anggrek Besi Papua, Dendrobium Langka Seharga Satu Motor
Dendrobium lasianthera (Anggrek Stroberi)

Ciri Khas:
-
Aroma: Stroberi matang
-
Warna: Oranye cerah, kuning, atau merah
-
Batang: Tegak, kokoh
-
Daun: Lebar, hijau mengilap
Habitat & Asal: Papua Nugini
Periode Berbunga: Musim panas
Tingkat Perawatan: 🟡 Medium (butuh cahaya terang)
Harga Pasar: Rp 120.000 – 500.000
Keunikan: Aroma buahnya sangat kuat dan dapat tercium dari jarak beberapa meter.
Dendrobium farmeri (Anggrek Farmer)

Ciri Khas:
-
Batang: Bersudut empat (quadrangular)
-
Bunga: Tersusun rapat di sepanjang batang
-
Warna: Kuning gading dengan bibir oranye
-
Daun: Berbulu halus
Habitat & Asal: Himalaya, Asia Tenggara
Periode Berbunga: Musim semi
Tingkat Perawatan: 🟢 Mudah
Harga Pasar: Rp 70.000 – 200.000
Ciri Pembeda: Batang bersudut empat (biasanya dendrobium bulat).
Dendrobium chrysotoxum (Anggrek Emas)

Ciri Khas:
-
Warna: Kuning emas cerah
-
Bentuk bunga: Seperti kipas terbuka
-
Batang: Gemuk, berkerut, menyimpan banyak air
-
Aroma: Madu manis
Habitat & Asal: Asia Tenggara
Periode Berbunga: Akhir musim kemarau
Tingkat Perawatan: 🟢 Mudah
Harga Pasar: Rp 100.000 – 400.000
Nama Lain: “Anggrek Emas” karena warna kuningnya yang sangat cerah.
Dendrobium macrophyllum (Anggrek Daun Besar)

Ciri Khas:
-
Daun: Sangat lebar (bisa mencapai 15 cm)
-
Bunga: Warna hijau kekuningan dengan bintik coklat
-
Batang: Pendek, tersembunyi di antara daun
-
Habitus: Tumbuh kompak
Habitat & Asal: Indonesia, Filipina, Papua Nugini
Periode Berbunga: Musim hujan
Tingkat Perawatan: 🟡 Medium (butuh naungan)
Harga Pasar: Rp 85.000 – 250.000
Pembeda: Daunnya paling lebar di antara semua dendrobium.
Dendrobium discolor (Anggrek Kuning Papua)

Ciri Khas:
-
Ukuran bunga: Besar (6-9 cm)
-
Kelopak: Bergelombang, seperti pita
-
Warna: Coklat, kuning, krem, sering kombinasi
-
Batang: Tinggi, bisa mencapai 2 meter
Habitat & Asal: Australia, Papua
Periode Berbunga: Musim panas
Tingkat Perawatan: 🟡 Medium (butuh ruang)
Harga Pasar: Rp 150.000 – 600.000
Variasi: Memiliki banyak variasi warna dan pola.
Dendrobium stratiotes (Anggrek Pedang)

Ciri Khas:
-
Batang: Pipih, seperti pedang (ensiform)
-
Daun: Tumbuh di kedua sisi batang
-
Bunga: Kecil, tumbuh di sepanjang batang
-
Warna: Putih dengan semburat ungu
Habitat & Asal: Indonesia, Malaysia
Periode Berbunga: Tidak teratur
Tingkat Perawatan: 🟢 Mudah
Harga Pasar: Rp 50.000 – 150.000
Bentuk Unik: Satu-satunya dendrobium dengan batang pipih seperti daun.
Dendrobium canaliculatum (Anggrek Pensil)

Ciri Khas:
-
Batang: Sangat ramping (diameter 0.5-1 cm), seperti pensil
-
Bunga: Kecil, harum kuat di malam hari
-
Daun: Silindris, seperti jarum
-
Warna: Putih, krem, kadang pink pucat
Habitat & Asal: Australia utara
Periode Berbunga: Musim semi
Tingkat Perawatan: 🟡 Medium (butuh sirkulasi udara baik)
Harga Pasar: Rp 60.000 – 180.000
Keunikan: Batang paling ramping di antara dendrobium.
Tabel Perbandingan Lengkap 15 Jenis Dendrobium
| No | Nama Jenis | Warna Dominan | Ukuran Bunga | Masa Berbunga | Perawatan | Harga (Rp) | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | D. phalaenopsis | Ungu, putih | 5-8 cm | Sepanjang tahun | 🟢 Mudah | 50-200k | Pemula, indoor |
| 2 | D. nobile | Putih+ungu | 4-6 cm | Akhir hujan | 🟡 Medium | 75-300k | Intermediate |
| 3 | D. anosmum | Pink, ungu | 5-7 cm | Setahun sekali | 🟢 Mudah | 60-180k | Pemula, gantung |
| 4 | D. bigibbum | Ungu | 4-6 cm | September-November | 🟡 Medium | 80-250k | Cahaya terang |
| 5 | D. kingianum | Pink | 1-2 cm | Musim semi | 🟢 Sangat mudah | 40-120k | Pemula absolut |
| 6 | D. secundum | Ungu | 2-3 cm | Musim kemarau | 🟢 Mudah | 35-100k | Pemula |
| 7 | D. crumenatum | Putih | 3-4 cm | Tidak teratur | 🟢 Sangat mudah | 25-70k | Pemula, outdoor |
| 8 | D. antennatum | Putih+hijau | 6-10 cm | Musim panas | 🟡 Medium | 90-350k | Kolektor |
| 9 | D. lasianthera | Oranye | 4-6 cm | Musim panas | 🟡 Medium | 120-500k | Pecinta aroma |
| 10 | D. farmeri | Kuning | 3-5 cm | Musim semi | 🟢 Mudah | 70-200k | Pemula |
| 11 | D. chrysotoxum | Kuning emas | 4-7 cm | Akhir kemarau | 🟢 Mudah | 100-400k | Semua level |
| 12 | D. macrophyllum | Hijau+kuning | 3-5 cm | Musim hujan | 🟡 Medium | 85-250k | Naungan |
| 13 | D. discolor | Coklat+kuning | 6-9 cm | Musim panas | 🟡 Medium | 150-600k | Spesialis |
| 14 | D. stratiotes | Putih+ungu | 2-3 cm | Tidak teratur | 🟢 Mudah | 50-150k | Unik |
| 15 | D. canaliculatum | Putih | 1-2 cm | Musim semi | 🟡 Medium | 60-180k | Intermediate |
Tips Memilih Jenis Dendrobium untuk Pemula
Baca Juga : Jenis Pupuk Anggrek Dendrobium untuk Merangsang Bunga
Rekomendasi untuk Pemula Mutlak:
-
Dendrobium kingianum – Paling toleran kesalahan
-
Dendrobium phalaenopsis – Berbunga konsisten
-
Dendrobium crumenatum – Tahan penyakit
Berdasarkan Lokasi:
-
Dataran rendah (<500 mdpl): D. phalaenopsis, D. crumenatum
-
Dataran menengah (500-1000 mdpl): D. nobile, D. bigibbum
-
Dataran tinggi (>1000 mdpl): D. kingianum, D. chrysotoxum
Berdasarkan Ketersediaan Cahaya:
-
Cahaya terang (full sun): D. bigibbum, D. lasianthera
-
Cahaya sedang (50%): D. phalaenopsis, D. nobile
-
Cahaya rendah (30%): D. macrophyllum, D. secundum
Tips Membeli di Toko Online:
-
Minta foto akar dan daun close-up
-
Pilih tanaman dengan minimal 3 batang
-
Hindari yang ada bercak hitam/putih pada daun
-
Bandingkan harga di marketplace berbeda
Perawatan Dasar untuk Semua Jenis Dendrobium
Media Tanam
Komposisi ideal untuk kebanyakan dendrobium:
-
50% pakis cacah
-
30% arang kayu
-
20% moss sphagnum
Penyiraman
-
Musim hujan: 2-3 kali seminggu
-
Musim kemarau: 3-4 kali seminggu
-
Tips: Siram saat media hampir kering, hindari genangan
Pemupukan
-
Pertumbuhan daun: NPK 30-10-10 (setiap 2 minggu)
-
Persiapan berbunga: NPK 10-30-20 (1 bulan sebelum masa berbunga)
-
Setelah berbunga: NPK 20-20-20 untuk pemulihan
Baca Juga : Panduan Menyiram Dendrobium Berdasarkan Karakter Media Tanam
Cahaya
-
Intensitas: 50-70% (terfilter)
-
Durasi: 10-12 jam/hari
-
Tanda cahaya tepat: Daun hijau cerah, tidak kuning
Kelembapan
-
Ideal: 60-80%
-
Tips: Gunakan tray berkerikil+air di bawah pot
FAQ: Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa perbedaan dendrobium dengan anggrek bulan (Phalaenopsis)?
Dendrobium memiliki batang pseudobulb yang menyimpan air, sedangkan anggrek bulan tidak. Dendrobium juga umumnya lebih tahan panas dan cahaya terang.
Jenis dendrobium mana yang paling harum?
Dendrobium anosmum (vanilla), lasianthera (stroberi), dan chrysotoxum (madu) terkenal paling harum. Aroma biasanya kuat di pagi hari.
Bisakah dendrobium ditanam di pot kecil?
Bisa, terutama jenis miniatur seperti D. kingianum dan D. canaliculatum. Pastikan pot memiliki drainase baik.
Mengapa dendrobium saya tidak berbunga?
Penyebab umum: kurang cahaya, pupuk nitrogen berlebihan, tidak ada periode kering, atau tanaman terlalu muda.
Bagaimana membedakan dendrobium asli dan hibrida?
Dendrobium asli umumnya memiliki warna lebih natural, bunga lebih kecil, dan pola pertumbuhan lebih khas. Hibrida sering warna cerah tidak alami dan bentuk seragam.
Berapa lama umur dendrobium?
Dengan perawatan tepat, dendrobium dapat hidup 10-20 tahun bahkan lebih. Beberapa kolektor memiliki tanaman berusia 30 tahun.
Apakah dendrobium beracun untuk kucing/anjing?
Tidak, dendrobium tidak beracun untuk hewan peliharaan menurut ASPCA.
Kapan waktu terbaik mengganti media tanam?
Setiap 1-2 tahun, atau ketika media mulai lapuk. Terbaik dilakukan setelah masa berbunga selesai.
Bisakah stek dendrobium langsung ditanam?
Bisa, terutama stek dari batang tua yang memiliki mata tunas. Rendam dulu dalam fungisida sebelum tanam.
Di mana membeli dendrobium berkualitas?
Rekomendasi: nurseri anggrek terpercaya, pameran tanaman, atau toko online dengan review positif. Selalu minta foto asli sebelum beli.
Kesimpulan dan Rekomendasi
Dari 15 jenis dendrobium populer di Indonesia, masing-masing memiliki keunikan dan karakteristik tersendiri. Untuk pemula, mulailah dengan jenis yang mudah dirawat seperti Dendrobium kingianum, D. phalaenopsis, atau D. crumenatum. Jenis-jenis ini toleran terhadap kesalahan perawatan dan tetap bisa berbunga dengan baik.
Untuk kolektor berpengalaman, cobalah jenis yang lebih menantang seperti D. lasianthera dengan aroma buahnya yang memikat, atau D. discolor dengan ukuran bunga yang impresif.
Kunci sukses merawat dendrobium adalah memahami siklus hidup tanaman tersebut. Berikan periode kering yang cukup untuk memicu pembungaan, cahaya terfilter yang melimpah, dan media tanam yang porous.
Rekomendasi utama kami:
-
Untuk hiasan indoor: Pilih D. phalaenopsis atau D. nobile
-
Untuk taman gantung: D. anosmum atau D. secundum
-
Untuk pemula yang sering lupa menyiram: D. kingianum
-
Untuk pecinta aroma: D. lasianthera atau D. chrysotoxum
Ingatlah bahwa merawat anggrek adalah seni kesabaran. Terkadang dibutuhkan waktu 1-2 tahun sebelum dendrobium baru Anda menunjukkan performa berbunga terbaiknya. Nikmati prosesnya, pelajari karakter tanaman Anda, dan jangan ragu bergabung dengan komunitas anggrek untuk bertukar pengalaman.









