Di antara ribuan jenis anggrek Dendrobium yang ada di Indonesia, ada satu nama yang selalu menarik perhatian: Bertachong. Nama yang unik dan mudah diingat ini membuatnya berbeda dari anggrek hibrida lainnya yang umumnya menggunakan nama-nama asing.
Dendrobium Bertachong adalah anggrek hibrida Indonesia yang telah lama dikenal di kalangan penghobi. Keunikannya tidak hanya terletak pada nama, tetapi juga pada karakter bunganya yang cantik dan perawatannya yang relatif mudah.
Menariknya, Dendrobium Bertachong bahkan telah menjadi subjek penelitian para ilmuwan Indonesia. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal internasional AIP Conference Proceedings meneliti tentang media tanam yang optimal untuk perkecambahan biji hasil persilangan Dendrobium ‘Bertachong’ dengan varietas lainnya .
Artikel ini akan mengupas tuntas tentang Dendrobium Bertachong, mulai dari asal-usul nama, ciri khas, kisaran harga, hingga panduan lengkap merawatnya.
Baca juga: 100 Nama Anggrek Dendrobium Populer di Indonesia | Dendrobium Bangkok Gold dan Rahasia Perawatannya
Asal-usul Nama “Bertachong”
Mengapa Dinamakan Bertachong?
Salah satu daya tarik utama anggrek ini adalah namanya yang unik dan tidak biasa. “Bertachong” terdengar seperti nama lokal Indonesia, berbeda dengan nama-nama anggrek hibrida lain yang umumnya menggunakan nama asing seperti Sonia, Caesar, atau Bangkok Gold.
Meskipun asal-usul pasti namanya sulit dilacak, kemungkinan besar nama ini berasal dari pencipta atau kolektor pertama yang mengembangkan hibrida ini di Indonesia. Nama yang mudah diingat dan terdengar akrab di telinga orang Indonesia membuatnya cepat populer di kalangan penghobi tanah air.
Status Ilmiah
| Atribut | Keterangan |
|---|---|
| Genus | Dendrobium |
| Jenis | Anggrek Hibrida |
| Asal | Indonesia |
| Status Penelitian | Subjek penelitian ilmiah |
Dendrobium Bertachong bahkan telah digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah di Indonesia. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala pada tahun 2005 meneliti pertumbuhan protocorm like bodies dari persilangan Dendrobium Bertachong Blue X Dendrobium undulatum secara in vitro . Penelitian lainnya dari Universitas Surabaya yang dipublikasikan tahun 2023 juga menggunakan Dendrobium ‘Bertachong’ sebagai bahan penelitian .
Ciri Khas Dendrobium Bertachong
1. Bentuk dan Warna Bunga
Informasi detail tentang warna dan bentuk bunga Dendrobium Bertachong memang masih terbatas. Namun, dari penelusuran, diketahui bahwa ada variasi seperti Dendrobium Bertachong Blue yang memiliki corak kebiruan .
Karakteristik umum yang bisa diamati:
-
Ukuran bunga sedang (sekitar 4-6 cm)
-
Bentuk khas Dendrobium pada umumnya
-
Warna bervariasi (biru, ungu, atau kombinasi)
2. Ukuran Tanaman
| Bagian Tanaman | Ukuran Perkiraan |
|---|---|
| Tinggi batang | 30-50 cm |
| Diameter batang | 1-2 cm |
| Jumlah per tandan | 5-15 kuntum |
Berdasarkan data dari penjual online, tanaman ini memiliki tinggi sekitar 30 cm dan termasuk dalam kategori ukuran sedang .
3. Aroma
Dendrobium Bertachong umumnya tidak memiliki aroma yang mencolok (non-fragrant) . Fokus utama anggrek ini adalah pada keindahan visual dan keunikan namanya.
4. Karakter Lain
| Atribut | Keterangan |
|---|---|
| Tingkat kesulitan perawatan | Rendah |
| Cocok untuk | Indoor dan outdoor |
| Media tanam | Standar Dendrobium |
Keistimewaan Dendrobium Bertachong
| Keistimewaan | Keterangan |
|---|---|
| Nama unik | Mudah diingat, berbeda dari yang lain |
| Produk riset Indonesia | Diteliti oleh ilmuwan Indonesia |
| Perawatan mudah | Cocok untuk pemula |
| Nilai koleksi | Mulai dikenal di pasar internasional |
Kisaran Harga Dendrobium Bertachong
Berdasarkan data dari penjual online, harga Dendrobium Bertachong bervariasi tergantung ukuran dan kelangkaannya:
| Ukuran Tanaman | Kisaran Harga |
|---|---|
| Bibit kecil | Rp 50.000 – 100.000 |
| Tanaman remaja | Rp 100.000 – 200.000 |
| Tanaman dewasa | Rp 1.000.000 – 2.500.000 |
Sebagai perbandingan, di pasar internasional (India), tanaman serupa di jual dengan harga sekitar ₹720 atau sekitar Rp 135.000 (tergantung kurs) .
Faktor yang mempengaruhi harga:
-
Ukuran tanaman
-
Kelangkaan warna (misalnya varian “Blue” lebih mahal)
-
Jumlah batang
-
Asal bibit (lokal atau impor)
Produk terkait: Jual Anggrek Dendrobium Bertachong
Penelitian Ilmiah tentang Dendrobium Bertachong
Salah satu fakta menarik yang membedakan Dendrobium Bertachong dari anggrek hibrida lainnya adalah statusnya sebagai objek penelitian ilmiah di Indonesia.
1. Penelitian Universitas Syiah Kuala (2005)
Penelitian yang di lakukan oleh Syammiah dari Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala meneliti tentang “The Organic Compound Supplement in Knudson C Medium on The Growth of Protocorm Like Bodies of Dendrobium Bertachong Blue X Dendrobium Undulatum” .
Hasil penelitian:
-
Penambahan 5% jus tomat memberikan hasil tercepat untuk pembentukan tunas
-
Penambahan 5% jus lidah buaya terbaik untuk warna protocorm like bodies
2. Penelitian Universitas Surabaya (2023)
Tim peneliti dari Fakultas Bioteknologi Universitas Surabaya (Agnes Natalia Wijaya, Ida Bagus Made Artadana, Sulistyo Emantoko Dwi Putra, dan Popy Hartatie Hardjo) mempublikasikan penelitian tentang “Effect of organic additives on regeneration of orchid hybrid (Dendrobium ‘Bertachong’ X Dendrobium ‘Blackspider X Sutiknoi’)” dalam AIP Conference Proceedings .
Hasil penelitian:
-
Media MS dengan penambahan 2% sukrosa dan 15% ekstrak taoge memberikan pertumbuhan terbaik
-
Menghasilkan regenerasi cepat dan kualitas bibit yang baik (multiple buds dan akar terbentuk)
Nilai Penting:
Penelitian ini di presentasikan dalam The 8th International Symposium of Innovative Bioproduction Indonesia on Biotechnology and Bioengineering 2021 di Bogor , menunjukkan bahwa anggrek Indonesia ini di akui di forum internasional.
Cara Merawat Dendrobium Bertachong
1. Cahaya
Dendrobium Bertachong menyukai cahaya yang cukup, namun tidak langsung terpapar sinar matahari terik .
| Kebutuhan | Keterangan |
|---|---|
| Intensitas | 60-70% sinar matahari |
| Penempatan | Di bawah naungan paranet |
| Indikator cahaya cukup | Daun hijau cerah |
Tips:
-
Jika daun berwarna hijau gelap, berarti kekurangan cahaya
-
Jika daun menguning, berarti kelebihan cahaya
2. Media Tanam
Media tanam yang baik untuk Dendrobium Bertachong adalah media yang poros dan cepat kering.
Rekomendasi media:
-
Campuran pakis cacah dan arang (perbandingan 2:1)
-
Pakis cacah dengan tambahan pecahan bata
-
Cocopeat kasar di campur arang
3. Penyiraman
| Musim | Frekuensi |
|---|---|
| Kemarau | 2 kali sehari |
| Hujan | 1 kali sehari (sesuaikan kondisi) |
Prinsip penting:
-
Siram di pagi hari
-
Pastikan media tidak terlalu basah
-
Biarkan media sedikit mengering di sela penyiraman
4. Pemupukan
Pemupukan rutin sangat penting untuk pertumbuhan dan pembungaan.
Rekomendasi pupuk:
-
Pupuk berimbang (misal 20-20-20) untuk pertumbuhan rutin
-
Pupuk tinggi nitrogen (30-10-10) untuk masa pertumbuhan
-
Pupuk tinggi fosfor (10-30-20) untuk merangsang bunga
Cara aplikasi:
-
Semprotkan ke daun dan batang 1-2 minggu sekali
-
Gunakan dosis setengah dari rekomendasi kemasan
5. Pot dan Repotting
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Ukuran pot | Sesuai ukuran tanaman (sekitar 4-6 inci) |
| Waktu repotting | Setiap 1-2 tahun atau media sudah lapuk |
6. Pengendalian Hama
Hama umum yang perlu di waspadai pada Dendrobium Bertachong:
-
Kutu putih
-
Tungau
-
Bekicot/siput
Tips Memilih Bibit Dendrobium Bertachong Berkualitas
| Aspek | Ciri Bibit Sehat | Ciri Bibit Bermasalah |
|---|---|---|
| Akar | Putih atau hijau, keras, ujung aktif | Cokelat, lembek, hitam |
| Daun | Hijau segar, tidak ada bercak | Kuning, keriput, bercak hitam |
| Batang | Kokoh, tidak keriput | Keriput, lembek |
| Media | Masih utuh, tidak bau | Hancur, berlumut, bau |
FAQ (Pertanyaan Umum)
Q: Apakah Dendrobium Bertachong termasuk anggrek langka?
A: Tidak termasuk langka, tapi cukup sulit di temukan di pasaran umum. Biasanya beredar di kalangan kolektor tertentu.
Q: Mengapa namanya Bertachong?
A: Asal-usul pastinya sulit di lacak, namun kemungkinan berasal dari pencipta atau kolektor pertama di Indonesia.
Q: Apakah benar Dendrobium Bertachong pernah di teliti ilmuwan Indonesia?
A: Ya, benar. Anggrek ini menjadi objek penelitian di Universitas Syiah Kuala (2005) dan Universitas Surabaya (2023) yang di publikasikan di jurnal internasional .
Q: Apakah perawatannya sulit?
A: Tidak, perawatannya tergolong mudah dan cocok untuk pemula .
Q: Di mana bisa membeli Dendrobium Bertachong?
A: Anda bisa mencarinya di toko anggrek spesialis, grup Facebook pecinta anggrek, atau melalui kolektor.
Kesimpulan
Dendrobium Bertachong adalah salah satu anggrek hibrida Indonesia yang memiliki keunikan tersendiri. Nama yang tidak biasa membuatnya mudah di ingat dan berbeda dari anggrek hibrida lainnya.
Fakta Penting Dendrobium Bertachong:
| Aspek | Fakta |
|---|---|
| Nama | Unik, khas Indonesia |
| Asal | Indonesia |
| Status Ilmiah | Subjek penelitian internasional |
| Perawatan | Mudah, cocok untuk pemula |
| Harga | Terjangkau, mulai Rp 50.000 |
Dengan nama yang unik dan nilai ilmiah yang telah di akui di forum internasional, Dendrobium Bertachong layak menjadi salah satu koleksi kebanggaan para pencinta anggrek Indonesia.









